Sejarah Singkat Desa Tulung Pasik


Awal mulanya Tulung Pasik  tahun 1947 merupakan wilayah kampung Labuhan Maringgai yang termasuk wilayah susukan yang menjabat sebagai Kepala Suku yaitu Bapak M. Zen.

 

Pada waktu itu wilayah ini masih merupakan hutan bambu dan semak belukar serta terdapat pula umbulan yang di huni oleh 36 Kepala Keluarga yang kenal dengan sebutan Lebung Piyes,  kemudian oleh  tokoh-tokoh setempat diganti namanya menjadi Tulung Pasik yang memiliki arti yaitu; Tulung adalah Dusun kecil dekat hutan atau perladangan  sedangkan Pasik adalah Pasir,  maka arti nama Tulung Pasik adalah sebuah Dusun Kecil yang berbatasan dengan Pasir atau pesisir pantai.

 

Dalam upaya pengembangan wilayah pemukiman saat itu,  maka dilakukan penataan dan mengaturan wilayah melalui musyawarah yang dipelopori oleh Bapak Sukimin ( dari sri bhawono ),  musyawarah tersebut dilaksanakan bersama-sama dengan Kepala Suku dan Kepala Kampung Labuhan Maringgai Bapak Daud beserta masyarakat  dengan hasil yang disepakati yaitu :                                                                                                              

  1. Wilayah Tulung Pasik akan dijadikan Pemukiman Penduduk.
  2. Lahan / Tanah tersebut akan menjadi hak milik perseorangan.

 

Pada tahun 1965 wilayah Tulung Pasik semakin bertambah penghuninya dengan jumlah penduduk kurang lebih 150 Kepala Keluarga ( KK ).

 

Pada tahun 1967 Bapak M. Zen berhenti menjabat sebagai Kepala Suku kemudian digantikan oleh Bapak Daeng Lakhmudin. Dan pada tahun 1968 Kepala Kampung Labuhan Maringgai Bapak Daud digantikan oleh Bapak Munir.

 

Kemudian pada tahun 1972 Tulung Pasik telah resmi ditetapkan sebagai Kampung Defenitip oleh Pemerintah Kabupaten karena  telah memenuhi persyaratannya baik jumlah penduduk dan sarana Desa yaitu: Tanah Lapangan, Masjid atau tempat ibadah, Madrasah atau tempat pendidikan dan Balai Kampung ,  maka sejak tanggal 20 Oktober 1972  Kampung  Tulung Pasik telah resmi  menjadi Desa Defenitive yang syah dan diakui oleh Perintah Kabupaten Lampung Tengah sebagai pemekaran dari wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai.

 

Untuk menentukan Kepala Kampung Tulung Pasik, pada waktu itu masyarakat bermusyawarah dalam membentuk Panitia Pemilihan Kepala Kampung agar pemilihan  dapat dipilih oleh masyarakat  secara langsung dengan jumlah mata pilih kurang lebih 320 mata pilih.  Dari hasil Pemilihan  tersebut akhirnya dimenangkan oleh Bapak Daeng Lakhmudin sebagai Kepala Kampung.

 

Semenjak Kampung Tulung Pasik menjadi Desa Defenitive maka pemerintahan desa dirubah menjadi Kebayanan atau Kepala Dusun  untuk  mempermudah dalam menjalin hubungan dengan masyarakat  dalam upaya pembangunan dan kesejahteraan sosial maka, dibentuklah 6 wilayah kebayanan dengan menunjuk 6 orang Bayan yaitu :

  1. Bayan I : Bpk. Nurwawi
  2. Bayan II : Bpk. Kasino
  3. Bayan III : Bpk. Mariko
  4. Bayan IV : Bpk. Munawar
  5. Bayan V : Bpk. Kasno
  6. Bayan VI : Bpk. Sutoyo

 

Adapun Periode Pemerintahan berikutnya yang menjabat sebagai Kepala Desa yaitu :

 

Periode/Tahun

Bentuk Pemerintahan

Dijabat Oleh

1.    1972-1987

2.    1987-1988

3.    1988-1997

4.    1997-1998

5.    1999-2006

6.    2006-2007

7.    2008  s/d 

Kepala Desa

Pjs Kepala Desa

Kepala Desa

Pjs Kepala Desa

Kepala Desa

PLT Kepala Desa

Kepala Desa

Bpk. Daeng Lakhmudin HS ( Alm)

Bpk. Sagiman ( Alm )

Bpk. Sukarman

Bpk. Sabak Umar

Bpk. Najamudin Hadi

Bpk. Syaiful

Bpk. Muhammad Nawawi

 


TULUNG PASIK